We Do Our Best
Just simple Web/Blog for our family and colleague With contact point is: refferal.reseller@gmail.com and availability language in: Mixing English and Bahasa Indonesia
Industri data center berbasis AI mengalami pertumbuhan eksponensial sejak peluncuran ChatGPT pada akhir 2022.
Seratus: ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia

ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia



ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia
ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia - is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivs 2.0 Generic License.


ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia
ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia

Desember 2023, NVIDIA Corporation mengumumkan investasi strategis senilai USD 4,3 miliar (setara IDR 72,2 triliun) untuk mengembangkan infrastruktur data center berbasis kecerdasan buatan (AI) di Malaysia melalui kemitraan dengan YTL Power International. Keputusan ini memicu pertanyaan kritis di Indonesia: mengapa NVIDIA memilih Malaysia, padahal Indonesia memiliki pasar digital yang lebih besar (40% dari ekonomi digital ASEAN) dan menawarkan insentif pajak yang lebih kompetitif?



Analisis komprehensif ini mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan investasi tersebut, membandingkan kesiapan infrastruktur, lingkungan bisnis, struktur biaya, dan kapabilitas eksekusi antara kedua negara. Temuan utama menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur dan kecepatan eksekusi menjadi faktor penentu yang lebih krusial dibandingkan potensi pasar semata.




Item I-Frame Attachment of: ANALISIS KOMPREHENSIF: KEPUTUSAN INVESTASI NVIDIA DI MALAYSIA VERSUS INDONESIA White Paper: Studi Kasus Data Center AI dan Implikasi Strategis bagi Daya Saing Investasi Indonesia
Attachment Link: https://drive.google.com/file/d/1mXrjVhN4j3ba4gp-rhNNSTPHg77Dj0ZZ/preview