Analisis ini menyajikan pandangan komprehensif mengenai bencana banjir bandang, longsor, dan galhodo yang berulang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Berbeda dengan laporan konvensional, analisis ini mengadopsi kerangka Systems Thinking (berpikir sistem).
Pesan kunci dari Kantor Pembina Jakarta Rescue menjadi landasan utama analisis ini: "Pemerintah tidak boleh berhenti pada narasi cuaca (hujan ekstrem) dan bantuan reaktif. Bencana di Agam harus dilihat sebagai rantai sebab-akibat (causal chain) di mana kegagalan pada satu subsistem (hulu) memicu kehancuran di subsistem lain (hilir) dengan efek domino _(butterfly effect).